Sabtu, Oktober 17, 2026

FAKTA TERBARU

Akhir Kasus Penganiayaan di Semanu, Korban dan Pelaku Berjabat Tangan

Advertisementspot_img

GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial dengan adanya kabar penganiayaan yang dilakukan oleh lima remaja di bawah umur terhadap remaja yang juga masih dibawah umur warga Ngeposari, Semanu, Gunungkidul, di wilayah Jalan Kali Suci tepatnya di Barat SMAN 1 Semanu, Semanu, Gunungkidul.

Dalam kejadian tersebut, lima orang remaja yang merupakan terduga pelaku warga Kalurahan Pacarejo, Semanu, digiring ke kantor Polsek Semanu. Sedangkan korban SP (12) mengalami syok dan kehilangan Handphonenya.


Baca Juga : Remaja 16 Tahun Meninggal Dunia Setelah Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jalan Baron


Pihak polisi kemudian melakukan pengamanan serta mengintrogasi para terduga pelaku. Selanjutnya berdasarkan permintaan dari keluarga para terduga pelaku bahwa permasalahan tersebut akan dilakukan secara kekeluargaan. Anggota Polsek Semanu selanjutnya memfasilitasi kedua belah pihak untuk bermediasi, pada Jumat (16/10/2026) siang kemarin.

“Berdasarkan perkembangan penanganan perkara tersebut yaitu pihak terduga pelaku meminta untuk dimediasi dengan pihak korban. Selanjutnya Polsek Semanu memfasilitasinya.” Ucap Kanit Reskrim Polsek Semanu, Aiptu Kukuh, Sabtu (17/10/2026) siang.

Dijelaskan lebih lanjut jika hasil mediasi tersebut membuahkan hasil yang telah disepakati secara bersama-sama, yakni pihak pelaku meminta maaf terhadap korban dan telah dimaafkan oleh pihak korban.

Pihak pelaku juga sanggup mengganti biaya pengobatan dan mengganti Hp milik korban yang hilang atas peristiwa tersebut, meskipun diantara pelaku tidak ada yang mengakui mengambilnya.

“Para pelaku sanggup untuk tidak keluar malam lebih dari pukul 22.00 WIB, pihak pelaku sanggup untuk apel di Polsek Semanu setiap hari Sabtu, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.” Paparnya.

Baca Juga : Warga Purwodadi Tepus Ditemukan Tak Berdaya Dengan Luka Bakar di Alas Mendongan


Dengan adanya peristiwa tersebut, Aiptu Kukuh menghimbau kepada para orang tua untuk berperan aktif mengawasi anak-anaknya jika hendak pergi keluar malam.

“Anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita awasi dan didik anak kita agar bisa berjalan di jalur yang benar.” Pungkasnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA