Senin, Oktober 19, 2026

FAKTA TERBARU

Yuni Astuti Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Suporter PSS Dalam Peristiwa Laka Lantas di Tol Madiun-Surabaya

Advertisementspot_img

SLEMAN, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Tokoh perempuan asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Yuni Astuti menyampaikan belasungkawa dan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya empat suporter PSS Sleman.


Baca Juga : Berikut Kronologi dan Data Lengkap Korban Kecelakaan Bus Terguling di Kemadang


Mewakili hati nurani seorang ibu, perempuan pertama di Indonesia yang menjadi Komandan KOTI Mahatidana itu bisa menyelami bagaimana suasana hati orang tua yang kehilangan buah hatinya.

Dengan penuh ketulusan Yuni Astuti mendoakan semoga almarhum diterima di sisi Alllah SWT sesuai amal kebaikannya. Sedangkan keluarga yang ditinggalkan tabah menerima musibah tersebut.

“Kami menyampaikan ucapan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa suporter PSS Sleman.” Ucapnya, Senin (19/10/2026), di Ndalem 234 Kalasan Sleman.

Seperti diketahui, empat suporter PSS Sleman meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Madiun – Surabaya (Km 616) tepatnya di wilayah Saradan Kabupaten Madiun, Minggu (18/10/2026), sekitar pukul 08:00 – 09:30.

Diperoleh informasi, rombongan berangkat dari Sleman menggunakan mobil Toyota Hi-Ace dengan tujuan Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Mereka ingin menunjukkan rasa bangganya terhadap PSS Sleman yang berlaga melawan Persebaya Surabaya.

Merujuk pada kronologi kejadian, mobil Toyota Hi-Ace yang mengangkut rombongan suporter itu menabrak bagian belakang truk tronton yang melaju pada jalur lambat.

Dalam kejadian tersebut, dilaporkan empat orang meninggal dunia, satu orang meninggal di lokasi kejadian dan tiga orang meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Caruban.

Sementara itu, dilaporkan pula terdapat korban luka-luka enam orang terdiri lima orang mengalami luka ringan dan seorang luka berat sehingga memperoleh perawatan di RSUD Caruban.


Baca Juga : Merasa Dicemarkan di Media Sosial TikTok, Perempuan Asal Demak Akan Tempuh Jalur Hukum


Polisi telah melakukan identifikasi korban yang meninggal dunia. Mereka adalah Fakhri Maulana Al Zaki (21) yang tercatat sebagai warga Sumberadi, Mlati Sleman. Iyan Fathur Ar Rizaq (15) warga Tlogoadi, Mlati. Novandia Dwi Adi Prakosya (19) warga Gamping dan Rio Rahman warga Nglarang/Nyamplungan Tlogoadi, Mlati, Sleman.


 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA