BANTUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya ditemukan meninggal dunia di depan salah satu ruko yang berlokasi di Padukuhan Gatak, Kalurahan Tamantirto, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Baca Juga : Rumah Warga Ponjong Disatroni Maling Saat Korban Pergi Salat Subuh
Berdasarkan keterangan pemilik ruko sekaligus saksi pertama, Ahmad Tobari (29), pada sekitar pukul 09.30 WIB saat ia hendak membuka usahanya, mendapati sosok laki-laki tersebut terbaring di kursi yang diletakkan di bagian depan ruko. Saksi kemudian mencoba membangunkan korban, namun tidak mendapatkan respon sama sekali.
“Saya segera memanggil tetangga, Sarjiyono (60) untuk mengecek kembali, namun korban tetap tidak memberikan respon. Setelah dipastikan kondisi tidak berubah, saya langsung melapor ke pihak kepolisian.” Ujar Ahmad Tobari.
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Kasihan yang dipimpin oleh Panit Samapta AKP Sigit Budi segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tak lama kemudian, tim gabungan juga tiba di lokasi, meliputi Tim Identifikasi dan Analisis Forensik (Inafis) Polres Bantul yang dipimpin Aipda Yuli Suryadi, tim medis dari Puskesmas Kasihan I yang dipimpin dr. Yoga Laksana, petugas PMI Kabupaten Bantul.
Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan tim Inafis serta pemeriksaan medis awal dari petugas kesehatan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Dari keterangan warga sekitar, korban diketahui sering beraktivitas di lingkungan tersebut dan diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dengan kebiasaan memungut sampah di sekitar wilayah itu.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto membenarkan jika ada orang yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di depan ruko wilayah Padukuhan Gatak.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, tidak ditemukan indikasi adanya tindak pidana atau kekerasan yang menyebabkan kematian. Saat ini jenazah korban telah dievakuasi oleh PMI Kabupaten Bantul menuju RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian.” Terangnya.
Baca Juga : Kebakaran Hanguskan Gudang Produksi Pabrik Bambu di Pleret, Kerugian Ditaksir Lebih dari Rp 1 Miliar
Pihaknya mengimbau masyarakat jika ada yang mengetahui identitas korban atau memiliki informasi terkait, dimohon untuk segera menghubungi pihak kepolisian terdekat.




