Sabtu, Juli 25, 2026

FAKTA TERBARU

Pria 54 Tahun Ditemukan T3w4s Mengambang di Kolam Ikan Bantul

Advertisementspot_img

BANTUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Warga Ngentak, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Bantul digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia dalam kolam ikan, Jumat (24/7/2026) petang. Korban berinisial BAN (54) ditemukan dalam kondisi mengambang setelah sebelumnya dicari oleh warga yang melihat telepon selulernya tertinggal di sebuah gubuk dekat kolam.


Baca Juga : Rehabilitasi Irigasi Gempolan, Arus Lalu Lintas di Jalan Wahidin Sudirohusodo Bantul Dialihkan


Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 17.45 WIB. Saat itu seorang saksi sedang memberi makan kambing di kandang yang berada di sisi timur kolam.

“Awalnya saksi diberi tahu warga lain bahwa ada telepon seluler tertinggal di gubuk dekat kolam. Karena melihat sepeda korban masih berada di lokasi dan korban memang kerap beristirahat di gubuk tersebut, saksi kemudian berinisiatif mencari korban.” Ucapnya, Sabtu (25/7/2026).

Saat menyusuri jalan setapak di tengah kolam, saksi dibuat terkejut setelah melihat tubuh korban sudah mengambang di permukaan air. Temuan itu kemudian segera diberitahukan kepada warga sekitar dan petugas keamanan Perum Bonatopas sebelum diteruskan ke Polsek Banguntapan.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Banguntapan bersama sejumlah fungsi kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta meminta keterangan para saksi. Ambulans dari RS Harjolukito kemudian mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit.

Rita menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut.


Baca Juga : Tabrak Truk Hendak Belok, Pelajar Meninggal Dunia Dalam Perjalanan ke Rumah Sakit


“Dari hasil pemeriksaan di lokasi serta keterangan saksi dan anak korban, diketahui bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Pihak keluarga juga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan.” Pungkasnya.

Polisi memastikan proses penanganan dilakukan sesuai prosedur sebelum jenazah dievakuasi ke RS Harjolukito. Peristiwa tersebut selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.


 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA