Rabu, Juli 22, 2026

FAKTA TERBARU

Kirap Pusaka Warnai Acara Memerti Dusun Bolodukuh Lor

Advertisementspot_img

GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Dua pusaka yakni tombak kyai jolo sutro mukti dan tusuk konde nyai jolo sutro mukti yang mempunyai simbol pengayoman diarak dalam acara adat Memerti Dusun Bolodukuh Lor, Sidorejo, Ponjong, Gunungkidul, Selasa (21/07/2026) siang.


Baca Juga : Berikut Kronologi Lengkap dan Identitas Korban Kecelakaan Maut di Soga Berdasarkan Keterangan Polisi


Nampak hampir semua warga masyarakat Padukuhan Bolodukuh Lor mengkuti rangkaian acara mulai dari kirab hingga genduri dengan khidmat.

Dalam keterangannya, Dukuh Padukuhan Bolodukuh Lor, Amin Nugroho menyampaikan jika kirap pusaka tersebut baru pertama kali dilakukannya.

“Dua pusaka yaitu tombak dan tusuk konde baru kali ini kita arak. Dengan kegiatan seperti ini saya harap warga bisa mengetahui bagaimana cara melestarikan adat budaya jawa, dan bagaimana kita melakukan kegiatan sebagai pelestari budaya.” Jelasnya.

Terpisah, Cucu dari Sri Sultan Hamengkubuwono ke VIII, Raden Mas Kukuh Hertriasning yang hadir dalam kegiatan tersebut sangat mengapresiasi apa yang dilakukan warga Bolodukuh Lor dalam acara Memerti Dusun yaitu dengan kirab membawa dua pusaka yang mempunyai simbul pengayoman, ketentraman serta kelancaran rejeki.

“Ini adalah satu-satunya kegiatan di tingkat Padukuhan di wilayah Gunungkidul bahkan DIY pada umumnya yang membuat suatu pusaka sebagai bagian penguatan peradaban sejarah.” Ujarnya.

Baca Juga : Polisi Sita 1.602 Butir Pil Berlogo Y Dari Pria di Bantul


Dirinya juga berharap kepada daearah lainya untuk melestarikan adat budaya dan nguri uri pusaka sebagai bentuk penguatan keistimewaan yogyakarta.

“Ini adalah penguatan keistimewaan yogyakarta dalam hal tosan aji atau simbul-simbul religius ritual.” Pungkasnya.

 

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA