YOGYAKARTA, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Pengurus Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pesantren Seluruh Indonesia menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia 2026 yang diikuti oleh santri, mahasiswa, dan masyarakat umum sebagai upaya memperkuat persatuan, persaudaraan, serta semangat kebangsaan melalui olahraga.
Baca Juga : Gilang Wicaksono Kembali Nahkodai Gapensi Gunungkidul
Kegiatan yang berlangsung penuh antusias tersebut menjadi ruang silaturahmi dan edukasi bagi generasi muda untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Koordinator Pusat BEM Pesantren Seluruh Indonesia, Ahmad Tomy Wijaya yang sejatinya dijadwalkan hadir untuk memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut. Namun karena berhalangan hadir, beliau mewakilkan penyampaian pesan dan sambutan kepada Akhib Ardiyanto selaku Bidang Kaderisasi Nasional BEM Pesantren Seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Akhib Ardiyanto menyampaikan bahwa Piala Dunia bukan sekadar ajang pertandingan sepak bola, melainkan momentum untuk belajar tentang kerja keras, disiplin, sportivitas, semangat pantang menyerah, dan kemampuan bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama.
“Melalui kegiatan ini kami mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum nonton bareng sebagai sarana mempererat ukhuwah, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta membangun persahabatan tanpa memandang latar belakang organisasi, suku, daerah, maupun pilihan tim yang didukung. Perbedaan hendaknya menjadi kekuatan untuk saling menghormati dan memperkokoh kebersamaan.” Ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban sosial, keamanan, serta kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, sikap tertib dan saling menghargai merupakan bagian dari tanggung jawab generasi muda dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, BEM Pesantren Seluruh Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Republik Indonesia serta pemerintah daerah yang telah memberikan kemudahan akses informasi dan berbagai fasilitas sehingga masyarakat dapat menikmati perhelatan olahraga dunia dengan nyaman dan kondusif.
“Pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemajuan fisik dan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas karakter masyarakat yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, gotong royong, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, generasi muda, termasuk santri dan mahasiswa, memiliki tanggung jawab untuk terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional maupun pembangunan daerah sesuai bidang dan kapasitas masing-masing.” Ujarnya.
Baca Juga : Muatan Mill Tumpah di Jalan Wonosari-Jogja, Arus Lalu Lintas Tersendat
Melalui kegiatan nobar Piala Dunia 2026 ini, BEM Pesantren Seluruh Indonesia berharap semangat persaudaraan, sportivitas, dan nasionalisme dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda serta menjadi energi positif dalam menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai perbedaan.
“Alhamdulillah kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia.” Pungkasnya.





















