GUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Jalan sepanjang 470 meter yang telah rampung digarap oleh masyarakat dengan anggaran Rp 35 juta saat ini bisa digunakan untuk umum.
Dikatakan oleh Ibnu Ali Puji Hartono selaku tokoh masyarakat setempat bahwa ada dua jalan yang dibangun oleh masyarakat dengan anggaran swadawa yaitu jalan Donojoyo dengan panjang 230 meter dan jalan Poncorejo dengan panjang 240 meter.
Baca Juga : Refleksi Pergantian Tahun Baru, Pemda Gunungkidul Galang Donasi Untuk Korban Bencana di Sumatra
“Jalan Donojoyo menelan anggaran sebesar Rp 16 juta dan jalan Poncorejo menelang anggaran sebesar Rp 19 juta.” Ucapnya, Kamis (01/01/2026) siang.
Menurutnya jalan Donojoyo merupakan jalan alternatif penghubung antara Padukuhan Nitikan Barat dan Nitikan Timur sekaligus jalan menuju ke makam Donojoyo, sedangkan Poncorejo merupakan jalan penghubung antara RT 02 dan 03 di Padukuhan Nitikan Timur.
“Sebelum dibangun, jalan ini sangat berbahaya jika dilewati karena licin. Namun alhamdulillah berkat kegigihan masyarakat RT 01, 02 dan 03, jalan tersebut mampu disempurnakan dengan cara dicor blok.” Ujarnya.
Ibnu Ali berharap dengan terealisainya jalan tersebut nantinya dapat memperlancar semua kegiatan masyarakat di Padukuhan Nitikan Timur, Semanu, Semanu, Gunungkidul.
“Kami sebagai tokoh masyarakat berharap kepada Pemerintah Kalurahan Semanu untuk dapat mengedepankan kepetingan masyarakat kecil sehingga akses jalan yang dapat memperlancar roda ekonomi segera diperhatikan.” Imbuhnya.
Terpisah, Sabuang Suwito mengatakan bahwa sebenarnya pihaknya telah mengajukan pembangunan jalan Donojoyo dan Poncorejo sejak tahun 1985 silam ke Pemerintah Kalurahan Semanu. Namun hingga berjalannya tahun, jalan tersebut tidak kunjung mendapat perhatian dari pihak terkait.
Baca Juga : Mancing di Sungai Oya, Seorang Pemuda Tewas Tenggelam
Dengan tekat yang bulat dan semangat gotong royong antar warga maka dirinya dengan warga bersepakat menyisihkan sebagian dari rejekinya untuk pembangunan jalan Donojoyo dan Poncorejo.
“Jalan ini murni dari uang masyarakat, dibangun oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Mungkin dengan kegiatan ini kami bisa mengetuk hati Pemerintah Kalurahan Semanu agar lebih memperhatikan masyarakat di tingkat bawah.” Ujarnya.
“Pada tahun 2026 ini insyallah kami akan melanjutkan pembangunan jalan lagi di lokasi berbeda.” Tandasnya.













