GUNUNUNGKIDUL, DIY (FAKTA9.COM)_ _// Seorang bocah berinisial GS asal Padukuhan Kamal, Wunung, Wonosari, Gunungkidul, yang masih duduk dibangku kelas 2 SD meninggal dunia saat mengikuti kegiatan pramuka.
Bocah laki-laki yang masih berusia 8 tahun itu ditemukan terbujur kaku di dasar Sungai Kamal, Padukuhan Kamal, Wunung, Wonosari, pada Rabu (16/10/2025) sekitar pukul 20.15 WIB.
Baca Juga : Outbond Berujung Petaka, Bocah SD Meninggal di Aliran Sungai
Kronologi berdasarkan informasi dari Kapolsek Wonosari, Kompol Edi Purnomo :
Pada hari Rabu (15/10/2025) pukul 13.00 WIB, SDN Kamal melaksanakan kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka yang diikuti oleh 6 kelas dari tingkatan kelas 1 sampai kelas 6 berjumlah kurang lebih 80 siswa. Kegiatan observasi alam yang didampingi pihak pembina pramuka bertujuan untuk pengenalan alam, hewan dan tumbuhan.
Selanjutnya siswa berangkat dengan berjalan kaki dari Sekolah menuju ke arah tempat kejadian perkara dengan jarak kurang lebih 2,5 Km. Pada pukul 14.15 WIB, pihak pembina dan pembantu pramuka memerintahkan siswa untuk mengamati segala jenis hewan yang bisa ditemukan dan diestimasikan.
“Kala itu ada beberapa siswa yang berada di pinggiran Sungai dan ada juga yang masuk ke Sungai yang dangkal untuk mengamati kepiting.” Jelas Kompol Edi Purnomo.
Setelah pukul 15.00 WIB, pembina pramuka mengajak siswa untuk kembali ke Sekolah, namun dalam perjalan pulang beberapa orang tua siswa sudah menjemput di jalan. Sesampainya di Sekolahan siswa sudah kembali semua sekitar pukul 16.00 WIB.
Baca Juga : Endah Monitoring Pembangunan Infrastruktur Tahun 2025
Namun saat itu pembantu pramuka menemukan tas dan sepatu milik korban tertinggal di Sekolah.
“Pada waktu itu belum ada kecurigaan, sehingga pembantu pramuka meminta teman korban untuk mengantarkan barang korban ke rumahnya.” Ujarnya.
Korban diketahui hilang :
Ketika pukul 18.00 WIB, korban belum juga pulang. Orang tua korban yang merasa was-was selanjutnya berusaha mencari keberadaan korban namun tidak ketemu.
“Orang tua korban sempat meminta bantuan warga sekitar dan teman-teman korban memberitahukan bahwa terakhir korban masih berada di sekitaran Sungai Kamal.” Ungkapnya.
Korban ditemukan meninggal dunia :
Beberapa saat kemudian ada salah satu warga yang berinisiatif masuk ke dalam Sungai untuk melakukan penyelaman. Hingga akhirnya korban ditemukan pada kedalaman 2 meter di dasar Sungai.
“Kondisinya sudah kaku atau telah meninggal dunia. Usai berhasil dibawa menepi, korban selanjutnya dibawa ke RSUD Wonosari untuk dilakukan pemeriksaan.” Paparnya.
Baca Juga : Motor Tabrak Motor Hendak Nyebrang Jalan, Satu Orang Patah Tulang
Hasil pemeriksaan medis RSUD Wonosari :
Setibanya di rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan, koban dinyatakan telah meninggal lebih dari 2 jam.
“Kondisi pemeriksaan fisik sudah ada lebam, wajah pucat dan kulit pucat, mengeluarkan darah dibagian lubang telinga sebelah kiri diduga ada benturan dibagian kepala belakang sebelah kiri. Tidak ada tanda penganiayaan.” Imbuh Kapolsek Wonosari, Kompol Edi Purnomo.














