Jumat, Januari 2, 2026

FAKTA TERBARU

600 Personel Polisi Ikuti Latihan Sispamkota 2025

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

BANTUL, DIY (FAKTA9.COM)__//Untuk menguji kesiapan personel serta peralatan dalam menghadapi situasi kontijensi, khususnya penanganan aksi unjuk rasa anarkis Polres Bantul menggelar Latihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Tahun 2025.

Latihan yang diikuti oleh 600 personel gabungan, terdiri dari 300 personel Polres Bantul, 225 personel Polsek jajaran, dan 75 personel Batalyon Pelopor Satuan Brimob Polda DIY ini dipusatkan di Stadion Sultan Agung Bantul pada Selasa (16/12/2025).

Kapolres Bantul, AKBP Novita Eka Sari, S.IK., M.H., memimpin langsung apel kesiapan sebelum simulasi dimulai. Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya sikap humanis dalam penanganan massa.


Baca juga: Program Padat Karya Tahun 2025 Difokuskan Pada Pekerjaan Rabat Beton


” Saya tegaskan, silakan untuk personel setelah pelatihan ini dapat memberikan pelayanan dan pengamanan peserta unjuk rasa agar bersikap humanis, jangan arogan,” tegas AKBP Novita Eka Sari.

Latihan Sispamkota ini adalah upaya nyata Polri dalam mempersiapkan diri menghadapi segala situasi kontijensi dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Simulasi diawali dengan kegiatan rutin kepolisian (Patroli Samapta, Binmas, dan Lantas), kemudian dilanjutkan dengan skenario adanya unjuk rasa di Kantor Bupati Bantul yang dipicu ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Skenario unjuk rasa digambarkan mengalami peningkatan eskalasi, mulai dari kedatangan massa yang tertib, upaya negosiasi oleh Tim Negosiator dan Dalmas Polwan, hingga peningkatan situasi menjadi anarkis yang ditandai dengan upaya menerobos barisan petugas, pelemparan benda tumpul, dan pembakaran ban.

Untuk mengendalikan situasi yang semakin tidak kondusif, dilakukan prosedur lapis ganti secara bertahap Negosiator dan Dalmas Polwan, Dalmas Awal (Kerangka Staf dan Rayon Polsek), Dalmas Lanjut (Dilengkapi Armoured Water Cannon/AWC dan APAR), serta PHH (Pengendali Huru-Hara) Brimob.


Baca juga: Pemuda Cidera Kepala Usai Tabrak Mobil Hendak Putar Balik di Pedes


Pada adegan puncak, Pasukan PHH Brimob berhasil mendesak dan membubarkan massa hingga situasi kembali terkendali.

Setelah situasi dinyatakan aman dan kondusif, Kapolres Bantul memerintahkan jajaran Sat Binmas untuk melakukan patroli dan penyuluhan kepada masyarakat bahwa situasi telah terkendali, sehingga warga dapat beraktivitas kembali seperti biasa.

Latihan ditutup dengan apel konsolidasi untuk mengecek personel dan peralatan. AKBP Novia Eka Sari menyampaikan apresiasi.

“Alhamdulillah, kegiatan sudah selesai, aman kondusif,” tutup Kapolres.

Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img
Advertisementspot_img

FAKTA TERBARU

Advertisementspot_img

BACA JUGA